1. Malam ini aku tidur sendiri menempelkan badanku di dinding kamar.
Kemudian sepasang tangan merangkulku dari belakang. (Akbar Fadilla)
2. Seorang anak kecil sedang mencari-cari kakaknya yang sudah lama
menghilang, dia tidak tahu bahwa kakaknya telah aku bunuh. Aku pun
membunuh anak kecil itu supaya dia bisa bertemu dengan kakaknya lagi.
(Bian)
3. Aku tak suka dengan pacar baru Ibuku karena menurutku
dia adalah lelaki yang jahat seperti iblis. Aku sudah menjatuhkan
gelasnya ketika ia minum, mematikan lampu ketika mereka sedang berpesta,
bahkan aku sudah memecahkan fotonya di meja namun Ibu tetap tak
menghiraukanku. Aku sayang ibu dan aku tak mau ibuku mati mengenaskan
seperti diriku ini. (Rizky Muhammad)
4. Aku tidak pernah bersungguh-sungguh untuk melompat dari
lantai 2 rumahku. Tapi adikku yang lucu telah mendorongku dari sana
yang membuatku harus mengalami patah leher dan remuk tempurung kepala.
Mungkin dia hanya meniru tindakanku padanya setahun yang lalu ketika aku
mendorongnya dari puncak gunung ke kawah air panas.
(Ade Affandi MC)
5. Aku sedang sendirian dirumah saat aku sedang asyik menonton tv ada
yang mengetuk pintu, ketika aku membuka pintu ternyata ada nenek,
seketika aku teringat bahwa semua keluargaku sedang pergi ke pemakaman
nenek. (Lala Intan Kumala)
6. Aku terbangun di tengah malam
karena harus buang air kecil. aku langsung pergi ke kamar mandi untuk
menyelesaikan urusanku. setelah aku kembali ke kamar, aku terdiam karena
menemukan diriku masih terbaring diatas kasur. (Divanka Syauki Akinsa)
7. Aku adalah anak dari orang terkaya di sekolah bahkan daerahku.
Terkadang aku mengajak satu temanku yang beruntung untuk ikut jamuan
makan di rumahku. Sayang, setelah acara selesai mereka tak lagi pulang
ke rumah dan malah menetap di lemari pendinginku. (Sinatrya Diko
Prayudi)
8. Aku menemukan spesies yang aneh di depan rumahku,
bentuknya agak mirip ulet hanya bedanya dia berwarna merah lalu aku
menaruhnya di akuarium kosongku dan menaruh beberapa daun disana.
Malamnya aku mendengar suara kericuhan dari teriakan mamaku, ayahku, dan
anjingku. Aku ketakutan dan berusaha untuk kembali tidur, hingga jam 3
malam aku terbangun dan bisa melihat seekor monster berwarna merah
bentuknya seperti cacing tapi mulutnya seperti anjingku, dia memiliki
empat tangan di samping tubuhnya dan setelah itu semua menjadi gelap.
(Asyam Mukhtar New)
9. "Ini sudah berhasil 100 kali" Kata si
pesulap meyakinkan si gadis yang dikuncinya di sebuah pemasung kepala.
Gergaji mesin pun memotong kayu, bising suaranya makin mendebarkan
jantung sang gadis. Gelisah menunggu dan darah pun muncrat, gergaji
menembus leher, membelah kepalanya menjadi dua, "Tuh kan berhasil"
(秩序游戏)

Komentar di nonaktifkan